serbaproperty

WorkShop Hemat-Tepat-Dahsyat……………!!!!!!!!!

January 6, 2012
Leave a Comment

Bagi Anda yang jatuh cinta dengan dunia property khususnya Developer, bagi Anda yang juga yang belum mengenal dunia Developer, atau bagi Anda pemula bisnis Developer….,

Ini dia WorkShop tepat sebagai pamantap langkah Anda….penyegar semangat….dan tak lupa menepatkan teknis Anda memulai bisnis…,

Anda akan dipandu oleh Mentor Pebisnis Developer yang sudah malang melintang di dunia Developer (profil lengkap silahkan klik di sini)

Segera booking….., HUBUNGI KAMI

Tempat terbatas…!!!!!!

 

 


Posted in Lain-lain

Di Jual Beberapa Asset di Dekat Kubah Mas ……………, Anda Berminat….?

December 23, 2011
Leave a Comment

(Tempat Tinggal sekaligus Tempat Usaha Anda….)            (Rumah Mewah Dekat Masjid Kubah Mas)

 

 

( Kolam Pemacingan,…Anda mau kerjasama boleh….mau Anda beli langsung juga boleh )

 


Seni Berinvestasi Properti

December 22, 2011
Leave a Comment

KOMPAS.com - Berinvestasi properti hampir bisa dipastikan menghasilkan keuntungan, mengingat harga properti di Indonesia terus meningkat. Inilah salah satu instrumen investasi yang sangat diminati saat ini.

Tak bisa dimungkiri, memang. Dalam kondisi terburuk pun, seperti saat krisis moneter tahun 1998 lalu, harga properti di Indonesia bergerak stagnan, tak mengalami penurunan. Tak heran, jika akhirnya banyak orang berlomba-lomba mengincar properti idaman, baik untuk berhuni ataupun investasi.

Jeli melihat pertumbuhan area sekitar menjadi salah satu acuan menilik tinggi-rendahnya nilai investasi dalam satu kawasan. Cibubur, misalnya, yang terus berkembang, baik dari sisi fasilitas maupun infrastruktur. Kini tengah dibangun beberapa akses jalan untuk mengurai kemacetan di ruas jalan Transyogi.

Kelengkapan fasilitas dan aksesibilitas tinggi akan meningkatkan nilai investasi sebuah kawasan. Demikian pula di Cibubur, yang rata-rata naik 12 persen per tahun, bahkan (di sejumlah lokasi tertentu) mencapai 30 persen per tahun, seperti dikatakan oleh Liana, Sales and Promotion Section Head Kota Wisata.

Kredibilitas pengembang juga berperan. Tak ada salahnya menilik proyek-proyek yang pernah ditangani pengembang sebelumnya dan meminta master plan untuk perumahan yang tengah Anda incar.

Patut disadari, semakin lengkap fasilitasnya, semakin tinggi kenyamanan yang dirasakan penghuni, semakin tinggi pula kenaikan nilai investasinya. Hal ini pula yang dilakukan Kota Wisata sejak pertama kali hadir di Cibubur dan menjadi salah satu pionir kawasan perumahan berkonsep tematik.

Tak hanya sebuah hunian yang memiliki fasilitas pendidikan berkualitas, olahraga, dan sektor komersial, Kota Wisata juga dikenal sebagai tempat rekreasi bagi warga Cibubur dan sekitarnya dengan Fantasy Island dan Kampung Wisata.

Pintu Kota Wisata juga masih terbuka lebar bagi yang ingin menikmati tinggal di sebuah tempat yang memadukan keharmonisan tempat tinggal, pendidikan, rekreasi, dan olahraga dengan meluncurkan West Covina tahap kedua, Coatesville Extention, dan Ruko Concordia. Proyek terbaru ini menampilkan gaya minimalis yang dikombinasikan dengan desain kolonial dan art deco sehingga terlihat unik dan apik.

Tahun 2012 sudah di depan mata, tak ada salahnya sedari sekarang menilik bentuk investasi yang tepat untuk masa depan Anda. Bagaimana?

Sumber :
Kompas Klasika

Posted in Artikel

Michael Widjadja: 2012, Pasar Properti Masih Prospektif

December 22, 2011
Leave a Comment

JAKARTA, KOMPAS.com - Sinar Mas Land menganggarkan investasi senilai Rp 3,25 triliun untuk belanja modal pada 2012. Sebagian besar dana dialokasikan untuk mengakuisisi tanah.

Presiden Direktur Sinar Mas, Michael Widjadja, mengatakan tahun depan pihaknya masih fokus ke pengembangan proyek residensial dan komersial. Saat ini, di Bumi Serpong Damai lahan mencapai 4.500 hektare (ha). Artinya, masih banyak ruang melakukan pengembangan.

Sementara itu, di Kota Deltamas, Cikarang, land bank seluas 2.000 ha. Michael bilang, tahun depan pasar properti masih prospektif. Sehingga kebutuhan terhadap properti hijau juga terlihat.

“Kalau Cikarang untuk pengembangan residensial dan industrial di Greendland International Industrial Center (GIIC),” kata Michael, Rabu (21/12/2012).

Penambahan land bank juga dilakukan di Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan. Michael memastikan, Sinar Mas bakal ekspansi ke 2 atau 3 kota baru pada 2014, persisnya daerah yang belum masuk portfolio perusahaan. Sedangkan di luar negeri, dalam waktu dekat Sinar Mas mau masuk Asia Tenggara.

Demi mempercepat pertumbuhan dan pengembangan proyek di luar negeri, perusahaan tersebut juga telah menggandeng mitra strategis setempat. Sebelumnya Sinar Mas Land bekerja sama dengan Sojitz Japan dan Itochu Japan.

Dia menambahkan, GIIC, Cikarang, dan Karawang International Industrial City (KIIC) diharapkan berkontribusi 45% pada penjualan tahun depan. Lalu, sekitar 37% diperoleh dari proyek residensial. Masing-masing, BSD City, Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata Cibubur, Legenda Wisata Cibubur, Taman Permata Buana Jakarta. Juga, residensial di Surabaya dan Balikpapan.

Sementara itu, untuk unit bisnis strategis Asset Management seperti, penyewaan ruang mal dan trade center, Gedung Perkantoran, Hotel Le Grandeur, serta proyek asset management lainnya ditargetkan berkontribusi sebesar 15% terhadap total target penjualan. (Maria Rosita)


Posted in Artikel

Ingin Jual Rumah, Potretlah dengan Jitu

December 16, 2011
Leave a Comment

 

 

Apakah Anda kini ingin memotret rumah yang dijual/disewakan untuk iklan di mediamassa? Bila ya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemotretan tersebut. Juga dalam hal kalimat promosi yang mesti diterakan.

Berikut ini petunjuk dari Bagus Okta, manajer operasi CityZone Properties—satu perusahaan agen properti yang mengandalkan internet sebagai salah satu peranti utama pemasaran.

Sudah tentu, petunjuk tersebut bisa digunakan oleh perorangan ataupun agen properti.

1. Upayakan semaksimal mungkin agar foto rumah—ataupun properti jenis lain—yang ditayangkan di iklan, membuahkan rasa tertarik calon pembeli. Semisal, bila rumah tersebut terletak di jalan ataupun halaman yang rapi, tampilkanlah foto dari situ.

2. Untuk foto interior, tentu tampilannya harus bagus. Di sini, interior tentu terlebih dulu mesti dirapikan sebelum dipotret.

Saat pemotretan, usahakan ada cahaya nan bagus. Maklum, kalau hasil jepretan gelap, ruang bakal terkesan sempit, bukan?

3. Foto yang ditampilkan di iklan berperan penting menarik minat calon pembeli—ataupun penyewa—rumah.

Bila pembeli tertarik melihat langsung rumah tersebut berkat andil foto, itu telah memuluskan 50% kemungkinan terjadinya transaksi.

4. Dengan tampilan foto yang menarik, properti yang berkondisi kurang bagus pun bisa didatangi.

Ada contoh nyata tentang itu. Begini, satu rumah yang berkondisi bangunan kurang bagus, dipotret dari jauh sehingga kondisi tersebut tak terlalu terlihat.

Melihat foto tersebut, seseorang tertarik melihat langsung. Dan ia akhirnya membeli rumah tersebut karena lokasi yang bagus, itu rumah pas dijadikan kantor. Kondisi bangunan bukan masalah buat sang pembeli.

*****

Selanjutnya, selain foto, sejumlah hal perlu diperhatikan kala menerakan kalimat yang mendeskripsikan rumah yang dijual ataupun disewakan. Itu sebagai berikut:

1. Dalam kalimat promosi, selalulah menonjolkan semua keunggulan rumah tersebut.

Contoh: ada gazebo, halaman luas, gaya modern minimalis, dan lain-lain sejenis.

2. Hal yang terpenting dalam kalimat tersebut adalah keterangan perihal keunggulan dari segi lokasi dan harga. Tonjolkan hal tersebut bila ada.

Misal: dekat dengan jalan besar, terletak di kaveling hoek, harga BU (butuh uang), harga di bawah NJOP (nilai jual obyek pajak), dan lain-lain.

3. Gunakan pula kalimat yang dapat menyentuh emosi calon pembeli.

Contoh: rumah asri-terawat, dalam cluster, pengamanan 24 jam, taman bermain, dan lain-lain.

4. Kadang, arah hadap rumah pun perlu dicantumkan. Ini mengingat sebagian orang menggunakan perhitungan fengsui dalam membeli rumah.

Kadang, ada konsumen yang walau tertarik akhirnya batal membeli gara-gara arah hadap rumah tidak sesuai yang diinginkan.

Bila di iklan arah hadap tersebut dicantumkan, calon pembeli ataupun penjual tidak perlu membuang waktu, bukan?

5. Dalam uraian tentang spesifikasi rumah, sudah tentu ada keterangan perihal berikut: luas kaveling, luas bangunan, jumlah kamar tidur, jumlah kamar mandi, daya listrik, dan lain-lain sejenis.

Terkait itu, tonjolkan hal yang mengatasi kelemahan rumah tersebut. Misal, bila rumah itu tidak luas, cantumkanlah keberadaan car portataupun garasi untuk satu mobil.

Dhit

Foto: Dhit

sumber : propertykita.com


Posted in Artikel

Faktor Legal Property

December 2, 2011
Leave a Comment

 

 

 

 

Surat-surat dalam property:

SPJB-surat perjanjian jual-beli, biasanya surat ini kita dapatkan jika kita membeili rumah/tanah/ruko di developer. surat ini berisi perjanjian dibawah tangan antara pihak developer dan kita sebagai pembeli. munculnya surat ini karena property yang kita beli masih dalam tahap angsuran ke pihak developer, bisa juga karena sertifikat tanah masih dalam proses pemecahan oleh pihak developer.

Aman dan legal untuk kedua belah pihak. tapi perlu diingat bahwa surat tanah/rumah/ruko masih atas nama DEVELOPER. jadi jika saat ini anda sudah melunasi semua cicilan di developer ada baiknya segera mengurus balik nama ke developer. karena SPJB ini tidak bisa anda gunakan sebagai jaminan di bank untuk pinjaman anda mengingat sertifikatnya bukan atas nama anda tapi developer.

HGB
setiap anda membeli properti di developer surat yang muncul pertama kali adalah HGB tapi ada beberapa developer yang memberikan bonus GRATIS biaya pengurusan SHM.

dari SPJB anda urus balik nama lalu menjadi HGB dan bisa sekali jalan anda minta untuk ditingkatkan menjadi SHM

HGB adalah sertifikat HAK GUNA BANGUNAN yang memiliki masa waktu tertentu biasanya 20 atau 30 tahun dan sesudah masa itu anda harus perpanjang lagi (seperti STNK atau BPKB Mobil). perpanjangan biasanya bisa diabantu jasa notaris

SHM
Sangat disarankan untuk segera dimiliki oleh anda baik pemilik maupun investor. SHM tidak ada batas waktu. Menjadi HAK MILIK anda dan ahli waris anda selamanya.

Petok D/ KAS desa
surat dari kelurahan yang menunjukkan batas batas suatu tanah dan kepemilikannya. butuh proses yang panjang untuk menjadi sebuah sertifikat HGB. biasanya memerlukan persetujuan kepala desa/kelurahan. sangat tidak disarankan ber-investasi pada property dengan sertifikat ini.kecuali anda adalah EXPERIENCE INVESTOR DAN DEVELOPER, mengingat harga property dengan petok D/Kas desa biasanya dijual murah oleh owner.

 

HAK PAKAI/HPL (hak pengelolaan)
Sertifikat Hak pakai hampir sama definisinya dengan surat KMS, hanya saja pemiliknya biasanya PELABUHAN, AIRPORT, Atau PERUMNAS. seperti di rumah-rumah di sekitar pelabuhan dan airport biasanya surat nya adalah HPL.
kalaupun HGB biasanya HGB diatas tanah HPL. TIDAK DISARANKAN JUGA UNTUK INVESTASI

 

 

sumber : bicaraproperti.com


Posted in Artikel

Properti – Sektor Riil – Obat Krisis Ekonomi

November 28, 2011
Leave a Comment

1146205620X310

Properti – Sektor Riil – Obat Krisis Ekonomi Banyak orang khawatir dengan krisis global. Turunnya perekonomian di Amrik mengakibatkan peningkatan pengangguran.Peningkatan pengangguran ini mengakibatkan kegagalan bayar pada supreme mortgage (KPRnya Amrik) dan berujung kepada bangkrutnya Lehmans Brother. Diikuti kebangkrutan JP Morgan Amrik dan CITI Group yang berefek kepada kepanikan pasar modal di seluruh dunia yang ramai-ramai menjual saham dengan murah. Pasar saham dunia anjlok. (IHSG diprediksikan menembus di bawah 1000 poin; baca detikfinance.com). Di Indonesia malah diikuti dengan kenaikan BI Rate menjadi 9,5% yang mengakibatkan suku bunga kredit naik sampai dengan 1%-3%. Persyaratan uang muka KPR yang dulu bisa 10%, sekarang wajib 30%. Perjanjian KPR Inden yang ada diperketat. Jelas hal ini merugikan sektor riil terutama properti. Sebenarnya hanya ada satu jawaban untuk bisa menyelesaikan krisis ekonomi yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Nah, properti adalah solusi (baca obat) dari krisis ekonomi. Bukanlah sektor yang musti dihantam dengan suku bunga tinggi, perijinan yang bermeja-meja dan tarif pajak yang mahal. Berikut adalah ulasan saya: Menyerap Banyak Tenaga Kerja Properti adalah sektor riil yang mampu menyerap tenaga kerja yang besar. Bayangkan, dalam sebuah proyek perumahan skala 2 Ha, mampu menyerap tenaga kasar sampai dengan 300 orang. Bandingkan dengan sektor finansial? Berapa banyak yang bekerja? Berapa banyak yang diuntungkan? Lebih dari 75% pembeli properti melalui kredit Pengalaman saya menunjukkan bahwa lebih dari 75% pembeli produk properti menggunakan fasilitas kredit. Artinya perbankan diuntungkan karena bank dapat menyalurkan kredit dan mendapatkan keuntungan dari selisih bunga atau bagi hasil dalam sistem syariah. Mengangkat sektor bisnis lainnya Dalam membangun satu rumah, terdapat ribuan item material. Material rumah pokok adalah material alam seperti batu belah dan pasir, kemudian batu bata, semen, besi, genteng, cat, keramik, material listrik, perkayuan dan lain-lainnya. Setidaknya ada 9 item pokok dalam membangun satu unit rumah. Darimana material ini diperoleh? Dari supplier. Supplier dari Distributor. Distributor dari Pabrik. Begitu banyak rentetan lini bisnis yang berhubungan dengan properti bukan ? Nah, pertanyaan saya adalah penting tidak membangun properti Indonesia? Melihat efek domino yang begitu dahsyat. Saya jawab SANGAT PENTING!!! Ini belum dihitung dengan sektor jasa konsultan baik konsultan manajemen, konsultan perencanaan, konsultan pemasaran begitu pula dengan sektor perbankan yang sudah saya bahas di atas. Saya tantang Anda – pembaca – sebutkan satu sektor bisnis yang bisa memberikan efek domino sedahsyat sektor properti? Kalaupun ada, seberapa pokok kebutuhan masyarakat akan sektor tersebut? Kalau bisa, saya berikan hadiah berupa koleksi tiga ebook tentang properti. Meningkatkan pendapatan per kapita Penyerapan tenaga kerja yang banyak baik dari sektor properti itu sendiri maupun sektor lain yang menjadi lini bisnis tentunya meningkatkan konsumsi (C). Peningkatan konsumsi ini mendorong peningkatan pendapatan per kapita. Ingat bahwa pendapatan per kapita terdiri dari konsumsi, investasi, ekspor impor bersih dan pengeluaran pemerintah (Y = C + I + (E-I) + G) dibagi dengan jumlah penduduk. Bagaimana dari sisi investasi? Jelas sektor properti membutuhkan investasi yang tidak sedikit dan membutuhkan jangka waktu yang tidak pendek untuk dapat mengembalikan modal. Karena investasi di sektor riil tidak selikuid dibandingkan dengan investasi di sektor finansial. Tapi keuntungan atas likuiditas itu hanya dinikmati oleh segelintir orang saja. Ketika sektor finansial sedang terjadi gonjangan, pemodal akan mudah mencairkan. Ini sisi jahatnya. Sehingga peningkatan pendapatan per kapita dari sisi investasi akibat peningkatan investasi di sektor finansial adalah SEMU BELAKA. Tidak akan terjadi apabila peningkatan investasi ada di sektor riil. Properti bukan bursa komoditas Mengapa saya angkat sub judul ini. Karena dalam bursa komoditas, apa yang Anda beli (investasi) bisa saja mungkin dengan harga tinggi dan dijual dengan harga rendah. Contoh, berapa harga CPO (Crude Palm Oil) sekarang dibanding bulan lalu? Berapa ongkos produksinya? Akhir-akhir ini harga CPO dalam bursa komoditi turun tajam di bawah harga produksi petani kelapa sawit. Bagaimana dengan minyak mentah beberapa bulan lalu, sampai-sampai pemerintah kita kebakaran jenggot? Hal ini tidak akan terjadi di sektor properti – kecuali Anda benar-benar butuh uang – karena properti itu UNIK. Tidak bisa Anda sama ratakan harga kapling di blok A (misalnya) dengan harga kapling di blok B. Tidak bisa Anda samakan harga tipe 36 di komplek A dengan tipe yang sama di komplek B. Hampir dipastikan 99% bahwa harga jual properti mengikuti teori penetapan harga yakni harga jual di atas harga produksi. Berkaca pada beberapa hal tersebut di atas, sudah seharusnya pemerintah lebih melindungi sektor riil dan bukan memoles wajah sektor finansial. Karena teorinya bahwa sektor finansial adalah sektor yang mendukung sektor riil. Apa yang terjadi sekarang adalah sektor riil terancam ambruk gara-gara krisis di sektor finansial. Sekali lagi saya percaya bahwa industri properti adalah solusi dari krisis ekonomi saat ini. Mari kita diskusi!

Sumber : aryodiponegoro.wordpress.com


Posted in Artikel

Dicari Tanah “Kecil Berkualitas”

November 11, 2011
Leave a Comment

 

Anda pemilik tanah? atau Anda seorang mediator?

Kami saat ini sedang mencari sebidang tanah (antara 50 – 65 m2)…guna pembuatan satu unit rumah. Lokasi yang kami cari seputar Tanah Baru, Depok. Harga…ya harga pasar saja ya…. :) syukur lebih murah.

Akses untuk mobil ada…, dan lebih diutamakan pihak penjual tanah boleh dibayar termin (insyaAlloh tidak lama-lama kok)…pokoknya win-win solusi…

Mohon jika ada info hubungi kami yah…

terimakasih..


Posted in Dicari

Sosialisasi…yang sering terlupa..!!!

November 11, 2011
Leave a Comment


 

 Mudah-mudahan judul di atas tidak dianggap berlebihan. Maksud penulis hanya menekankan bahwa hal ini sering kita lupakan setelah mendapatkan lahan yang hotdeal. Sekedar berbagi pengalaman, ketika dulu sedang mengerjakan lokasi di Jawa Barat, tepatnya di Bandung.

Setelah negoisasi dengan pemilik lahan OK, yaitu dengan sedikit uang muka dan pembayaran sisanya dengan disesuaikan penjualan per kavling tanah, maka betapa bersyukurnya saat itu. “Alhamdulillah akhirnya proyek kedua pun dalam terwujud”…. J

Akhirnya sesuai dengan kesepakatan dengan pemilik lahan, bahwa pekerjaan di awal yang akan dilakukan adalah melakukan pemagaran lahan. Berharap dari pekerjaan ini akan terlihat batas dan kejelasan hak kepemilikan (kepenguasaan lahan tersebut).

Maka pekerjaan pun dimulai, yang nampak jelas ada masalah di lahan itu adalah adanya jalan kecil (satu motor) di tengah-tengah lahan yang menghubungkan salah satu jalan menuju ke pemukiman warga di sekitar lahan yang akan kita kerjakan. Pemilik lahan pun berinisiatif ke pihak Ketua RW untuk menjelaskan bahwa lahannya akan dikerjakan dan meminta bantuan untuk mensosialisasikan penutupan jalan kecil tersebut kepada warga. Dengan deal-deal tertentu akhirnya pemilik lahan dan ketua RW sepakat. Artinya pihak RW menyanggupi akan beresnya sosialisasi tersebut dengan warga yang bersangkutan.

Berbekal hal tersebut kami pun dengan semangat memagari seluruh batas lahan yang telah ditunjukkan pemilik lahan sebelumnya. Mulai dari penggalian tanah untuk pondasi dan kemudian naik satu demi satu batako.

Namun pada malam hari setelah aktivitas memagar (memotong) jalan kecil yang kami maksud di atas, kami dipanggil oleh Ketua RW dan diberitahu bahwa ada beberapa yang komplain mengenai penutupan jalan tersebut. RW mengatakan bahwa ketua RT dan warga mengundang untuk mengadakan rapat mengenai hal tersebut.

Nah…lu….dag dig dug…., akhirnya bertiga kami pun mendatangi undangan tersebut. masyaAlloh…setelah sampai kami pun kaget…ternyata “ribuan” manusia telah siap menunggu kedatangan kami. Akhirnya…setelah dipersilahkan duduk,,,kami pun mulai bernegoisasi…menjelaskan dan sebagainya….intinya….kami dijadikan tersangka dan tertuduh tidak mensosialisasikan pekerjaan di wilayah mereka (duh….ternyata Pak RW hanya beres beres saja…ternyata ia belum bener2 mensosialisasikan sepenuhnya).

Dan setelah kami fikir-fikir…memang benar…kita tidak boleh menyerahkan sosialisasi pada satu orang…., jangan gampang percaya !!! Niat dan terjunlah langsung kepada mereka…, dengar isi hati mereka (….hehehe)…dengarkan aspirasi mereka….dengan catatan satu :

Tidak boleh saling mendzolimi….!!! Warga tidak boleh mendzolimi….kita pun tidak boleh mendzolimi mereka…,..

Oke…singkat kata…setelah beberapa sekian kali kita bertemu….dan terakhir di sebuah masjid besar….dengan jumlah massa yang besar…akhirnya kami sepakati beberapa hal (gak usah ditulis ya…panjang ceritanya)…hehe…

Berikut fotonya….jalan kami tutup yang pernah menjadi pemicu warga “berkumpul dan bersatu”…..

Endingnya….alhamdulillah…dapat pengalaman plus dapat lanjut pekerjaan kita……., jangan lupa sosialisasi sebelum eksekusi perolehan lahan hotdeal Anda :)

Mudah-mudahan bermanfaat ya…amiin.


Posted in Tips dan Trik

Beli Rumah Tanpa DP, Mauuu?

November 11, 2011
Leave a Comment

Salah satu kendala untuk mewujudkan cita-cita memiliki rumah adalah besarnya nilai uang yang dikeluarkan di depan yaitu DP. Bisa jadi konsumen sebenarnya kuat untuk membayar besaran cicilan per bulannya, namun ketika melihat DPnya….wow….mundur deh…., contoh misalnya Rumah type 30/72 harga Rp. 100jt, untuk DP saja konsumen harus mengeluarkan paling tidak Rp. 20 jt (20% dari harga rumah)….

Nah…kali ada kesempatan buat Anda untuk membuktikan…ternyata masih ada beli rumah tanpa DP yah…… masak sih….? nih..dia…:

tipenya ? nih..dia tipenya….

harganya………..,,? monggo…

Lokasinya…?

Nah…siteplannya…berikut :

tapi mohon maaf saudara-saudaraku….unitnya tinggal sisa 2 lagi……hayo….siapa yang cepat ia dapat ya….

ditunggu…ditunggu..ditunggu……………………….

Hubungi kami..


Posted in Rumah Dijual
Next Page »
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.